amnesia autohipnotik
autohypnotic amnesia
Ringkasan Singkat
Konsep Jungian yang memandang represi sebagai bentuk amnesia yang diinduksi secara mandiri melalui proses autosaran.
Amnesia autohipnotik adalah istilah yang digunakan dalam psikologi analitik (Jungian) untuk menjelaskan mekanisme represi. Carl Jung mengamati bahwa fenomena amnesia yang terjadi setelah hipnosis (amnesia pascahipnotik) memiliki kemiripan dengan cara pikiran menekan ingatan yang menyakitkan atau traumatis. Dalam konteks ini, represi dianggap sebagai tindakan aktif namun tidak sadar di mana individu 'menghipnotis' diri mereka sendiri untuk melupakan ide atau memori tertentu.
Fenomena ini menunjukkan kekuatan pikiran bawah sadar dalam melindungi ego dari informasi yang mengancam keseimbangan psikologis. Individu tersebut seolah-olah memberikan instruksi kepada diri mereka sendiri untuk tidak mengingat, meskipun informasi tersebut sebenarnya masih tersimpan dalam memori. Terapi bertujuan untuk mengungkap 'instruksi' tersembunyi ini dan membantu pasien mengintegrasikan kembali bagian-bagian memori yang terpecah tersebut ke dalam kesadaran yang utuh.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Jung, C. G. (1907). The Psychology of Dementia Praecox.
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.